Pemodelan Masalah Denda Perpustakaan - Analisis dan Desain Algoritma


softwaresekolah.co.id

Proses pengembangan model dapat dilakukan dengan beberapa langkah yang telah dibangun oleh para ahli matematika kemudian akan mendapatkan model yang tepat untuk permasalahan yang akan diselesaikan.
Contoh dalam permasalahan yaitu denda peminjaman buku di perpustakaan. Sistem yang akan kami kembangkan menghitung jumlah denda peminjaman buku di perpustakaan dengan ketentuan denda sebesar Rp 1000 per buku dikali jumlah hari keterlambatan.  
Untuk mengembangkan model sistem diatas, kami melakukan langkah –langkah di bawah ini :

1. Apakah masalah yang dihadapi merupakan masalah yang memerlukan solusi matematis ?

Ya, masalah denda peminjaman buku di pepustakaan melibatkan matematis.

2. Fakta-fakta relevan apa saja yang diketahui ?

Denda sebesar Rp 1000 per buku.


3. Fakta atau informasi tambahan apa yang kita perlukan untuk menyelesaikan masalah ?

1.      Jumlah buku yang dipinjam. Untuk menghitung denda peminjaman buku di perpustakaan, kita harus mengetahui jumlah buku yang dipinjam terlebih dahulu.
2.      Lama keterlambatan. Tanpa adanya hari keterlambatan, kita tidak dapat menghitung jumlah denda yang akan dibayarkan.

4. Adakah langkah atau metode alami untuk menyelesaikan masalahnya ?

Ya, lakukan perhitungan denda sesuai jumlah buku terlebih dahulu, kemudian kalikan dengan jumlah hari keterlambatan.


5. Apakah fakta-fakta yang ada dapat direpresentaikan oleh simbol matematis ?

Dari fakta-fakta dari langkah kedua dan ketiga, dapat mendefinisikan simbol matematis seperti berikut :
d = denda
b = jumlah buku
h = hari keterlambatan
T = total denda  yang harus dibayar 


6. Apakah terdapat model lama yang dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah kita ?

Ya, perhitungan denda peminjaman buku di perpustakaan dapat dimodelkan dengan rumus : T = d*b*h


7. Apakah model yang ada sebelumnya pada langkah 6 dapat diaplikasikan pada komputer ?

Ya, karena perhitungan denda peminjaman buku di perpustakaan merupakan perhitungan yang sederhana dan telah banyak diketahui banyak orang dan juga tidak memiliki banyak aturan yang kompleks.

Pseudocode
int d = 1000, b, h, T;

T = d*h*b;
System.out.println( T );



8. Bagaimana kita dapat mengaplikasikan model dari solusi kita sehingga model tersebut dapat dibuat menjadi program komputer dengan mudah ?



Import java.util.Scanner;Public class Denda {Public static void main (strings [] args ){            Scanner input=new Scanners(System.in);                        int T , h, b, d=1000;                     
                        system.out.println(“Jumlah keterlambatan =”);h=input.nextInt();System.out.println(“Jumlah buku yang di pinjam =”);b=input.nextInt();
T=h*b*d;system.out.println(“Total denda yang harus dibayar =”+T );
                        }            }


*Untuk download di pintukos, hindari menggunakan UCbrowser, karena bisa jadi link download bisa error.

Post a Comment

0 Comments